Wednesday, July 3, 2013

Resume Day #3 MBC

Pada day ketiga MBC ini, interaksi dimulai dengan apel pagi dan dilanjutkan dengan cek spek. Pada hari ini kami diajarkan 4 lagu suporteran HME yang berjudul HME Petirnya ITB, Abu-abu, Hanya Ada Satu, dan Apa Jadinya versi wisuda dan juara.

Setelah itu, kami diberikan materi oleh seniro-seniro dari Kementrian Keprofesian yang membahas tentang isu-isu elektroteknik, dan salah satunya adalah IEEE atau Institute of Electrical and Electronics Engineering. IEEE sendiri merupakan lembaga nonprofit yang bergerak di bidang pendidikan dan pengembangan ilmu-ilmu elektronika dan komputer yang bermarkas di New York. Beberapa alata yang saat ini tengah dikembangkan oleh IEEE adalah Leap Motion Controller yang mereka sebut-sebut sebagai "cara teralami untuk berinteraksi dengan komputer". Seperti namanya, alat ini mampu merekam gestur atau gerakan anggota tubuh manusia dan dapat mengendalikan sebuah komputer tanpa harus menggunakan mouse. Ada juga MYO, yaitu alat yang berbentuk gelang dan mampu untuk mengendalikan perangkat lain dengan mendeteksi kontraksi otot dan muatan pada syaraf. Isu-isu elektroteknik lainnya yang dibahas pada pertemuan kemarin adalah konsep Smart Grid, yaitu sebuah sistem distribusi listrik modern yang menggunakan informasi realtime dari penggunanya sehingga dapat mengatur daya yang dibutuhkan oleh penggunanya, serta distribusi yang lebih efisien. Jika terjadi gangguan lokal pun pemadaman dapat langsung dilakukan dari pusat untuk daerah kerusakan atau gangguan tersebut sehingga kerusakan tidak bertambah parah atau merambat ke bagian lain.

Kemudian, divisi workshop memberikan tugas kepada kami untuk membuat "NIM Tag", yaitu suatu alat yang dapat menampilkan NIM kami dan 3 warna LED yang menunjukkan prodi kami. NIM Tag tersebut dibuat seperti flip-flop yang menggunakan IC Timer 555. Kami juga diajarkan beberapa komponen dasar yang akan digunakan dalam pembuatan NIM Tag seperti resistor, kapasitor, seven-segment, dan LED. Kami juga diberikan tips cara menyolder yang benar.

Setelah itu, kami diberikan materi tentang praktikum di lab dasar dari seniro-seniro di Kementrian Kesra. Lab dasar berada di Labtek VIII lantai 3 dan berjumlah 2 ruangan, dengan kapasitas masing-masing ruangan 30 orang. Kami diberitahu tata cara bagaimana teknis praktikum dengan baik dan benar. Pakaian yang harus dikenakan ketika praktikum adalah kemeja dan celana panjang atau rok (bagi wanita) dan tidak diperkenankan menggunakan kaos, walaupun berkerah. Kami juga akan mendapatkan Buku Catatan Laboratorium (BCL) yang harus diambil di TU selambat-lambatnya satu hari sebelum praktikum, dan harus dibawa bersama dengan alat tulis, modul praktikum, dan kalkulator jika diperlukan.

Setiap praktikum kita akan diberikan kunci loker untuk menyimpan barang-barang bawaan selain yang berhubungan dengan praktikum. BCL juga harus diisi sebagai alat dokumentasi praktikan, serta kejadian-kejadian selama praktikum berlangsung termasuk jika ada kerusakan-kerusakan pada alat praktikum. Kami juga diberikan beberapa tips selama praktikum yaitu jangan malu bertanya kepada asisten praktikum jika masih bingung dan jangan gugup jika ada dosen atau pimprak yang masuk ke ruangan.

Di akhir interaksi, kami diberikan beberapa tugas seperti membuat NIM Tag, dan harus membuat laporannya sesuai dengan standar IEEE dan ditulis tangan. Kemudian kami juga diberikan tugas angkatan berupa 2 panji HME yang berukuran 120x80cm dan 60x90cm dan dihias dengan LED. Kami juga diminta untuk mengganti casio, seiko, dan vario kami dengan 3 orang yang baru lagi.

No comments:

Post a Comment