Pada day ke-5 ini, kami mulai melakukan apel pagi pada jam 7.15. Namun, dikarenakan jumlah peserta yang hadir saat itu sangat sedikit, yaitu 166 orang dan target kuorum yang dijanjikan dari pertemuan sebelumnya adalah 235 orang, yang tentu saja masih jauh sekali dari target, kami pun diberi kesempatan 45 menit untuk mendatangkan lebih banyak teman-teman kami. Setelah dilakukan sejumlah usaha seperti menghubungi hingga penjemputan, kami dapat mendatangkan 11 orang lagi, sehingga total kehadiran pada apel pagi kedua berjumlah 177 orang.
Setelah apel pagi, kami dimobilisasi ke poolbus. Di sana kami dikondisikan untuk berbaris dengan rapi, kemudian kami diuji satu per satu tentang hafalan terhadap lagu-lagu suporteran HME, serta diminta untuk menyanyikan lagu-lagu tersebut. Tetapi, masih banyak diantara kami yang belum hafal lagu-lagu tersebut secara utuh sehingga para seniro dan senorita kecewa dengan kami. Setelah itu, kami juga diuji tentang tingkat pengenalan kami terhadap satu angkatan yang ada di buku angkatan. Kekecewaan seniro dan senorita pun bertambah ketika kami masih banyak diantara dari kami yang belum hafal satu dengan lainnya.
Kemudian, setelah ishoma diadakan forum yang akan membahas tentang evaluasi kinerja kami terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh seniro dan senorita. Forum ini dipimpin oleh seniro Gabriel Frans. Yang dibahas pertama kali pada forum ini adalah tugas baliho dan bendera. Kami menjelaskan teknis dari pengerjaan tugas ini, yaitu berupa shift atau mengerjakan secara bergantian, dan satu shift berjumlah sekitar 30 orang. Kami diapresiasi oleh para seniro dan senorita karena kami mampu mengerjakan tugas ini dengan baik. Tugas berikutnya yang dibahas dalam forum ialah tentang blog pribadi dan angkatan yang berisi resume tentang day MBC yang telah diikuti. Kami diminta untuk mengupdate blog angkatan dengan resume day MBC juga sehingga teman-teman yang tidak dapat menghadiri MBC juga dapat membaca resumenya.
Setelah itu, tugas yang dibahas berikutnya adalah NIM Tag. Seniro dan senorita meminta kami untuk menjelaskan teknis pembuatan NIM Tag yang kemudian kami jawab dengan sistem mentoring. Jadi, teman-teman kami yang bisa dan mengerti tentang pembuatan NIM Tag ini akan mengajarkan kepada teman-teman lain yang masih baru mulai mengoprek. Kami juga mengadakan workshop kecil untuk memberikan "tutorial" pengerjaan NIM Tag ini dari siang hingga malam, untuk mengakomodir teman-teman kami juga yang tidak dapat datang workshop pada siang hari karena harus mengikuti diklat divisi OSKM. Namun, meskipun begitu masih banyak NIM Tag yang belum berfungsi dengan baik seperti masih ada yang belum berkedip atau bahkan belum dapat dinyalakan sama sekali. Casingnya pun dinilai masih jelek oleh para seniro dan senorita karena tidak seragam seangkatan. Sehingga, pada day selanjutnya kami diminta untuk memperbaiki NIM Tag yang masih rusak dan menyeragamkan casingnya. Tugas laporan NIM Tag dengan format IEEE yang ditulis tangan juga harus dikumpulkan pada day MBC selanjutnya.
Tugas berikutnya yaitu panji HME. Teknis pengerjaan oleh kami yaitu dengan pengerjaan sekelompok dari angkatan kami saja. Hal ini kami maksudkan karena panji HME yang tidak terlalu sulit untuk dibuat, dan hanya memerlukan sekelompok orang saja sehingga yang lainnya dapat fokus dengan tugas-tugas lainnya seperti wisuda. Panji ini berjumlah 2 buah dengan 2 ukuran yang berbeda-beda, serta terdapat LED yang dapat berkedip-kedip secara otomatis. Para seniro dan senorita juga memberitahu kami bahwa panji ini merupakan identitas kami sebagai mahasiswa elektroteknik dan menjadi pembeda dengan himpunan-himpunan lainnya.
Pembahasan tugas selanjutnya yaitu tentang buku angkatan kami. Masih terdapat kekurangan pada buku kami seperti biodata kenalan yang belum lengkap hingga buku yang belum seragam. Kami juga mengutarakan kesulitan yang dihadapi saat mengerjakan buku angkatan ini adalah ketika kumpul angkatan, yang berkumpul orangnya hanya yang itu itu saja sehingga untuk mendapatkan biodata teman-teman yang lainnya kami masih kesulitan.
Pada akhir forum, kami diminta untuk kuorum MBC day selanjutnya. Setelah proses penghitungan yang panjang, akhirnya kami menyepakati kuorum selanjutnya yaitu 228 orang.
No comments:
Post a Comment